Masya Allah, Warna-Warni Sayur Nan Cantik Dengan Khasiat Yang Menakjubkan


KHOIRUUMMAHCILEDUG.SCH.ID, TANGERANG - Tak sedikit orangtua khususnya adalah para bunda yang sangat khawatir dengan kondisi anaknya yang kurang bahkan tidak suka makan sayur. Terlihat menu makan siang yang sering sekali sayurannya disingkirkan, tidak dimakan.

Untuk mendisiplinkan anak dengan menu makan siang yang sehat halalan wa thoyyiban, tak jarang para guru sidak kotak makannya "apakah ada sayurnya" jika ada, maka aman, dan jika bekal makan siang masih dengan menu yang serba kering tanpa sayur, maka tak segan-segan guru akan mengingatkan orangtua agar menyiapkan makan siangnya dengan sayur.

Betapa pentingnya sayur bagi pertumbuhan anak-anak, jangan biarkan anak tak suka sayur, karena sayur banyak sekali khasiatnya.

sayuran%2Bsegar

Agar ananda suka makan sayur, perkenalkan khasiat sayur bagi tubuh. Cara yang paling mudah memperkenalkannya dengan warna-warni sayur yang beragam. Perbedaan warna sayur ternyata menunjukan kandungan vitamin yang berbeda.


Sayur dan buah berwarna merah

Seperti semangka, kol merah, ceri, tomat, stroberi, rasberi. Buah dan sayuran ini kaya dengan flavanoid, resveratrol, dan vitamin C. Warna cantik ini diakibatkan oleh sebuah zat bernama likopen, yang berperan dalam menjaga kesehatan prostat dan juga kelenjar payudara. Antioksidan tersebut juga berguna untuk menurunkan kolesterol dan menjaga kesehatan hati.


Sayur dan buah berwarna ungu atau biru

Seperti : bluberi, anggur, plum, delima, terong. Warna ungu diakibatkan oleh Pigmen antosianin. Semakin gelap warnanya, semakin banyak kandungannya. Pigmen tersebut memiliki antioksidan yang dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular alias penyakit yang berhubungan dengan jantung dan pembuluh darah. Kandungan flavonoid dan asam ellgaic juga diperkirakan dapat menghancurkan sel kanker

Sayur dan buah berwarna kuning atau orange

Seperti : wortel, jeruk, pisang, jagung, mangga, labu menyimpan beta-karoten yang bisa diolah menjadi vitamin A oleh tubuh manusia. Vitamin ini tidak untuk meningkatkan penglihatan Anda saja, tapi juga memengaruhi kulit, gigi, dan tulang Anda. Selain vitamin A, buah dan sayur warna ini mengandung vitamin B kompleks yang disebut folat. Ia membantu mencegah cacat janin pada ibu mengandung.

Sayur dan buah  berwarna hijau

Seperti : kiwi, selada, apel Hijau, melon, bayam, kangkung, daun ginseng, timun, dsb. mengandung klorofil, yang juga berguna banyak bagi manusia. Ia membantu proses pembentukan sel darah merah sehingga dapat mencegah anemia. Selain itu, klorofil mempercepat proses penyembuhan pada luka dan melancarkan proses detoksifikasi tubuh. Kandungan lain yang biasanya ada dalam sayuran dan buah hijau adalah saponin, indoles, dan karotenoid yang membantu mencegah kanker. 
(www.cosmopolitan.co.id)

Suka atau tidaknya anak mengkonsumsi sayur tergantung dengan pola makan di rumah. Ada beberapa tips yang bisa orangtua lakukan agar anak-anak suka makan sayur, diantaranya : 

1. Hadirkan pola makan sehat dirumah, ayah suka sayur, bunda suka sayur maka anak-anak akan mengikuti pola makan orangtuanya yang suka sayur.

2.Tampakkan ayah bunda makan sayur begitu nikmat, sambil berkata  "Hmm...sayuran ini enak sekali loh dik, rasanya manis, ini membuat badan jadi sehat dan otak cerdas, bunda saja bisa ketagihan makan ini". Dengan pernyataan bunda yang hiperbola, membuat ananda mau coba dan akhirnya "owh iya ya bunda, rasa sayurnya enak sekali".

3. Ikut sertakan ananda saat bunda memasak, entah hanya sekedar untuk membantu mencuci, memotong, merapikan sayuran sambil diperkenalkan nama-nama sayuran dan rasanya yang enak.

4. Jika bunda kepasar boleh juga ananda diajak untuk belanja sayuran, biarkan ia mengenal jenis sayuran yang nanti akan dimasak dan dikonsumsi bersama.

5. Jika punya pekarangan di rumah, saat hari libur ikut sertakan ananda untuk bercocok tanam sayur, menanam bisa langsung dengan media tanah atau dengan hidroponik di dalam pot. Tanam jenis yang mudah dan waktu panen yang singkat, misal : menanam kangkung, ginseng, daun bawang dsb.

6.Jika cara diatas ananda masih saja masih susah makan sayur. Dibutuhkan kreativitas bunda mengolah makanan, misal : buat nugget sendiri dicampur dengan aneka sayur (wortel +seledri), tahu kukus ditambah dengan brokoli, wortel atau kol. Disiasati penampilan sayur tidak terlihat utuh, hingga tanpa sadar ketika ia makan nugget, tahu kukus secara otomatis juga makan sayurnya.

Demikianlah tips yang bisa bunda lakukan. Pola makan sehat tentu akan menyehatkan tubuh dan  mencerdaskan. Jika seorang muslim memiliki tubuh yang sehat maka iapun akan maksimal melakukan ibadah, kuat untuk melakukan berbagai projek amar ma'ruf.

Kesehatan merupakan aset yang tak ternilai, sehingga tubuh harus senantiasa dijaga sebagai bentuk preventif (pencegahan) agar tidak mudah terserang penyakit. Manusia akan menyadari pentingnya sehat tatkala Allah SWT mengujinya dengan  diberi penyakit.

Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam pernah bersabda :

“Dua nikmat yang sering kali manusia tertipu oleh keduanya, yaitu kesehatan dan waktu luang”. (HR. Bukhari no. 6412).

Ketika Kaisar Romawi mengirimkan bantuan dokter ke Madinah,  dalam setahun tidak ditemukan orang Islam yang sakit. Dokter tersebut bertanya kepada Rasulullah Apa rahasia umat Islam jarang sakit, ternyata karena pola makan yang sehat.

Di malam hari, menu utama makan malam Rasulullah adalah sayur-sayuran. Beberapa riwayat mengatakan, Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam selalu mengonsumsi sana al makki dan sanut sejenis sayur-sayuran. Secara umum, sayuran memiliki kandungan zat dan fungsi yang sama yaitu menguatkan daya tahan tubuh dan melindungi dari serangan penyakit.

Rasulullah suka dengan umatnya yang sehat, kuat dan menjaga pola makan yang halal wa thoyyib. Sebagaimana beliau selalu menjaga pola makannya agar tidak mudah terserang penyakit. [radarindonesianews.com]

*Penulis: Ustadzah Hawilawati, S.Pd
Praktisi Pendidikan di Sekolah Tahfizh Plus SD Khoiru Ummah Ciledug